Dalam berbagai proses industri, kualitas bahan baku sangat menentukan efisiensi produksi serta kualitas produk akhir. Hal yang sama juga berlaku pada penggunaan garam industri.
Garam yang digunakan dalam industri harus memenuhi standar kualitas tertentu agar dapat digunakan secara optimal dalam proses produksi.
Kandungan Natrium Klorida (NaCl)
Salah satu indikator utama kualitas garam industri adalah kandungan natrium klorida (NaCl). Semakin tinggi kandungan NaCl, maka semakin baik kualitas garam tersebut untuk digunakan dalam proses industri.
Beberapa industri membutuhkan garam dengan tingkat kemurnian di atas 97% hingga 99% NaCl.
Kandungan Mineral Lain
Selain NaCl, kandungan mineral lain juga perlu diperhatikan karena dapat mempengaruhi proses produksi.
Beberapa mineral yang biasanya dianalisis antara lain: Magnesium, Kalsium, Sulfat & Kandungan air
Kadar mineral yang terlalu tinggi dapat mengganggu beberapa proses industri seperti produksi bahan kimia atau pengolahan air.
Ukuran Kristal Garam
Ukuran kristal garam juga merupakan faktor penting dalam beberapa aplikasi industri. Beberapa industri membutuhkan garam dengan ukuran kristal tertentu agar proses pencampuran atau pelarutan dapat berjalan dengan optimal. Ukuran kristal yang seragam juga mempermudah proses distribusi dan penyimpanan.
Standar Industri
Beberapa sektor industri memiliki standar kualitas garam tersendiri sesuai dengan kebutuhan proses produksi. Oleh karena itu, pemasok garam industri harus mampu menyediakan produk yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pelanggan industri.
Kami melayani pemesanan partai kecil maupun besar sesuai kebutuhan usaha Anda. Untuk informasi produk dan pemesanan, silakan hubungi kami melalui DM LinkedIn atau kontak resmi Saltera +6281322555246
#Saltera #SupplierGaram #GaramIndustri #GaramKonsumsi #PerdaganganGaram #B2BIndonesia